Langsung ke konten utama

Sad Ending. maybe -__-


Lagi-lagi soal si ‘manusia’ itu. Kalo di inget-inget ini kejadian hampir persis sama dengan  kejadian 3 tahun yang lalu. Saat gue duduk dibangku kelas 1 SMP. Saat itu, ada juga cowok yang ngedeketin gue. Gue respon eh endingnya gak sesuai sama apa yang diharapkan. Sedih lah yaa kalo nginget masa itu :’ hiks.. hiks.. #okeguetauinilebay.
Yaps, lagi-lagi hati dan fikiran gue tertuju ke arah situ. Apalagi kalo bukan ngebayangin kalo endingnya bakalan sama kayak 3 tahun yang lalu. Okeee gue siap bernostalgia.
Waktu itu, perhatian yang dia kasih ke gue itu BERLEBIHAN. Kenapa gue bilang berlebihan, karena status dia pada saat itu sedang berpacaran. Gatau guenya yang terlalu polos atau terlalu bego saat itu, gue gatau.
Gue nerima dia dengan senang hati, ujung-ujungnya yaa begitu. Ah sudahlah, masalalu itu untuk dikenang dan dijadikan pelajaran buat kedepannya. Makanya itu, pengalaman 3 tahun yang lalu itu gue jadiin sebagai pelajaran untuk yang sekarang.
Menurut gue, kisah gue saat ini akan ber-ending sama dengan 3 tahun yang lalu. Yaitu SAD ENDING. Syalalala~ nikmatin aja, toh masih ada Allah yang selalu ada buat gue.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendeskripsikan Seseorang Dengan Puisi

Iseng-iseng bikin puisi, kalau hasilnya jelek maklumin yah baru belajar soalnya :D ini puisi gue bikin buat seseorang, seseorang yang udah jadi motivator buat gue, yang udah ngasih gue banyak saran dan masukan. Hingga akhirnya dia mulai menjauh karna ada sebab yang... ini privasi yah, jadi langsung aja liat dan baca sendiri puisinya yah...  Bintang yang sulit untuk dilupakan Ingin ku menatapnya Menatap dengan penuh sejuta harapan Mengingatkanku kepada seseorang Cahaya itu.. Begitu terang saat ku melihatnya Cahaya yang tertutupi oleh benda yang sangat tebal lapisannya Suara itu.. Suara yang selalu ku tunggu-tunggu bila malam telah datang Cahaya dan suara itu bersatu padu Bersatu padu saatku melihat keatas awan yang gelap gulita Berharap cahaya itu datang menghampiriku Dengan membawa sejuta kebahagiaan yang telah lama aku impikan Cahaya itu lebih indah dari cahaya-cahaya lainnya Walaupun harus tertutupi oleh benda Benda   yang ha...

Allah SWT

Assalamualaikum semuaa.. udah lama banget gak ngepost. Banyak banget pengalaman yang mau gue share ke kalian, kalau difikir-fikir beberapa hari terakhir ini, banyak banget perasaan senang, sedih, dan bimbang yang selalu hadir dan menyapa gue setiap harinya. Yap, ini salah satu puisi yang gue bikin untuk kalian semua. Selamat membaca~ Kejaiban sang pencipta Terbang menyusuri langit Jingga berubah menjadi kelabu Awan gelap menutupi sinarnya Suara merdu sang pencipta mulai terdengar Mengucap beberapa kalimat Dan semua makhluk hidup mendengarkannya Cahaya-cahaya dilangit mulai berhamburan Ditemani oleh sang pencerah malam Hingga akhirnya semua terlelap Membuka mata kembali Dan sinar yang dulu pernah hilang, kini kembali Kembali mengisi hari-harimu...

Sedikit Bercerita

Cerita tadi belum selesai.... Dan ini lanjutan ceritanyaa. Selamat membaca :D Malam itu adalah malam yang paling indah untuk cewek yang tidak gampang untuk jatuh cinta. Lara merasa bahagia atas jawaban yang reno berikan. “terimakasih tuhan, engkau telah mendengarkan doaku selama ini. Dan akhirnya semua yang aku takutkan selama ini, tidak berujung seperti yang ada difikiranku” ucap lara dalam hati. Hari ini adalah hari minggu, hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh lara. Karena malam ini biasanya reno akan mengajaknya pergi. Tidak lama kemudian, handphone lara pun berbunyi. Ternyata ada pesan masuk dari reno “hay lara kebo, lagi ngapain? Ntar malem anterin gue yuk, kesuatu tempat. mau gak? Pasti mau kan? Hahaha”. Lara pun menjawab pesan reno “oke reno yang sok rajin. Ntar malem jemput aja, seperti biasa kan?”. “iya, nanti malem gue jemput kok. Tenang aja, dandan yang cantik yah”. Perkataan reno membuat lara berfikir, kalau reno nanti malam akan memintanya menjadi kekasih hatinya....