Langsung ke konten utama

Dan Masih Belum Bisa


Dan yaaaa....

Jangan tanya gimana perasaan gue ke dia, jangan tanya apakah usaha gue buat ngilangin perasaan ini berhasil apa enggak, jangan tanya itu semua ke gue. Masih dengan objek yang sama yaitu ‘sang motivator’. Cuma dia yang bisa bikin gue balik lagi sama perasaan ini, cuma dia yang bisa bikin gue semangat dengan kata-kata bijak yang dia ucapkan sama gue, cuma dia yang bisa bikin itu semua.

Selama belum ada orang yang berhasil ngerubah perasaan gue ke dia, selama itu juga gue gak akan pernah lepas sama perasaan ini. Gue akan terjebak selama itu.

Semuanya sudah kelihatan dengan jelas. Lo dengan dia, dan gue... gue masih bermimpi dan tetap bertahan dengan perasaan ini. Perasaan yang selama hampir 2 tahun ini gue biarkan tumbuh begitu saja. Menikmati semua perjalanan dengan waktu dan suasana yang berbeda.

Gue mau ngelepas ini semua. Gue mau ngilangin perasaan ini. Tapi disisi lain, hati gue belum sanggup dengan keputusan yang gue buat sekarang :’

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendeskripsikan Seseorang Dengan Puisi

Iseng-iseng bikin puisi, kalau hasilnya jelek maklumin yah baru belajar soalnya :D ini puisi gue bikin buat seseorang, seseorang yang udah jadi motivator buat gue, yang udah ngasih gue banyak saran dan masukan. Hingga akhirnya dia mulai menjauh karna ada sebab yang... ini privasi yah, jadi langsung aja liat dan baca sendiri puisinya yah...  Bintang yang sulit untuk dilupakan Ingin ku menatapnya Menatap dengan penuh sejuta harapan Mengingatkanku kepada seseorang Cahaya itu.. Begitu terang saat ku melihatnya Cahaya yang tertutupi oleh benda yang sangat tebal lapisannya Suara itu.. Suara yang selalu ku tunggu-tunggu bila malam telah datang Cahaya dan suara itu bersatu padu Bersatu padu saatku melihat keatas awan yang gelap gulita Berharap cahaya itu datang menghampiriku Dengan membawa sejuta kebahagiaan yang telah lama aku impikan Cahaya itu lebih indah dari cahaya-cahaya lainnya Walaupun harus tertutupi oleh benda Benda   yang ha...

Sedikit Bercerita

Cerita tadi belum selesai.... Dan ini lanjutan ceritanyaa. Selamat membaca :D Malam itu adalah malam yang paling indah untuk cewek yang tidak gampang untuk jatuh cinta. Lara merasa bahagia atas jawaban yang reno berikan. “terimakasih tuhan, engkau telah mendengarkan doaku selama ini. Dan akhirnya semua yang aku takutkan selama ini, tidak berujung seperti yang ada difikiranku” ucap lara dalam hati. Hari ini adalah hari minggu, hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh lara. Karena malam ini biasanya reno akan mengajaknya pergi. Tidak lama kemudian, handphone lara pun berbunyi. Ternyata ada pesan masuk dari reno “hay lara kebo, lagi ngapain? Ntar malem anterin gue yuk, kesuatu tempat. mau gak? Pasti mau kan? Hahaha”. Lara pun menjawab pesan reno “oke reno yang sok rajin. Ntar malem jemput aja, seperti biasa kan?”. “iya, nanti malem gue jemput kok. Tenang aja, dandan yang cantik yah”. Perkataan reno membuat lara berfikir, kalau reno nanti malam akan memintanya menjadi kekasih hatinya....

Perlahan Mulai Menghilang

Sampai detik ini, gue sama sekali belum nemuin tempat yang baru. Tempat yang lama? Tempat yang lama kini sudah terlalu sulit untuk di kunjungi. Sudah terlalu jauh dari penglihatan, sudah terlalu sulit untuk di genggam. Gue bingung harus gimana, harus ngapain dan harus berbuat apa. Gue rasa, gue gak perlu ngelakuin apa-apa. Toh kalau gue bersikap ‘mencurigakan’ itu gak akan berpengaruh buat lo. kalau pun memang jodoh, kalau pun memang harus di persatukan suatu saat nanti, kenapa mesti takut? Kenapa mesti sedih kalau sekarang tidak di persatukan? Bersikap biasa dan menganggap tidak ada apa-apa itu yang terbaik. Jalan yang harus gue jalani saat ini. Bersikap biasa, itu sesuai dengan apa yang gue rasain saat ini. Flat, datar, monoton ya begini-begini aja. Gak ada yang special dalam masalah percintaan gue. Gue gak terlalu ngambil pusing kalau soal percintaan. Gue yakin bahwa suatu saat nanti, apa yang gue pingin saat ini, pasti akan terwujud. Entah kapan itu akan terjadi. ...