Langsung ke konten utama

Friendzone (?) Why Not.


Entah sampai kapan gue gatau. Intinya gue nyaman sama perasaan ini. gue nyaman berhubungan sebatas teman tapi bisa di bilang lebih dekat. Ternyata bukan hanya gue yang merasakan hal itu. tapi lo sendiri juga ngerasain hal yang sama.

Untuk saat ini, gue emang belum bisa jadi orang yang selalu ada disaat lo sedih dan senang. Menjadi orang yang bisa nemenin lo dalam kesepian, dalam keterpurukan. Tapi entah kenapa, gue selalu ngeyakinin hati gue sendiri bahwa suatu saat nanti, gue akan bertemu lagi sama lo. Dengan keadaan apapun itu, gue yakin pasti akan bertemu lo lagi.

Perasaan ini indah. Mengagumi dalam diam itu menyedihkan dan sulit buat dilakuin. Jarak seakan-akan selalu menghantui disetiap harinya, disetiap gue sama lo ketemu.

Entah sampai kapan perasaan ini akan hilang dengan sendirinya. Waktu akan menjawab semua pertanyaan gue selama ini tentang lo. Kapan akan berakhir? Kapan akan menghilang? Akankah perasaan itu masih ada bila suatu saat gue ketemu lagi sama lo? Apakah gue akan kuat dan tegar menjalani ini semua? Apakah perasaan gue akan terbalaskan? Gue gabisa jawab pertanyaan itu sendirian. Dan gaakan mungkin bisa ngejawab pertanyaan itu, kalau bukan lo sendiri yang kasih jawabannya.

Biarin aja ini berjalan dengan sendirinya, mengikuti waktu yang terus berputar hingga saatnya jawaban itu akan terjawab satu-persatu dengan sendirinya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendeskripsikan Seseorang Dengan Puisi

Iseng-iseng bikin puisi, kalau hasilnya jelek maklumin yah baru belajar soalnya :D ini puisi gue bikin buat seseorang, seseorang yang udah jadi motivator buat gue, yang udah ngasih gue banyak saran dan masukan. Hingga akhirnya dia mulai menjauh karna ada sebab yang... ini privasi yah, jadi langsung aja liat dan baca sendiri puisinya yah...  Bintang yang sulit untuk dilupakan Ingin ku menatapnya Menatap dengan penuh sejuta harapan Mengingatkanku kepada seseorang Cahaya itu.. Begitu terang saat ku melihatnya Cahaya yang tertutupi oleh benda yang sangat tebal lapisannya Suara itu.. Suara yang selalu ku tunggu-tunggu bila malam telah datang Cahaya dan suara itu bersatu padu Bersatu padu saatku melihat keatas awan yang gelap gulita Berharap cahaya itu datang menghampiriku Dengan membawa sejuta kebahagiaan yang telah lama aku impikan Cahaya itu lebih indah dari cahaya-cahaya lainnya Walaupun harus tertutupi oleh benda Benda   yang ha...

Allah SWT

Assalamualaikum semuaa.. udah lama banget gak ngepost. Banyak banget pengalaman yang mau gue share ke kalian, kalau difikir-fikir beberapa hari terakhir ini, banyak banget perasaan senang, sedih, dan bimbang yang selalu hadir dan menyapa gue setiap harinya. Yap, ini salah satu puisi yang gue bikin untuk kalian semua. Selamat membaca~ Kejaiban sang pencipta Terbang menyusuri langit Jingga berubah menjadi kelabu Awan gelap menutupi sinarnya Suara merdu sang pencipta mulai terdengar Mengucap beberapa kalimat Dan semua makhluk hidup mendengarkannya Cahaya-cahaya dilangit mulai berhamburan Ditemani oleh sang pencerah malam Hingga akhirnya semua terlelap Membuka mata kembali Dan sinar yang dulu pernah hilang, kini kembali Kembali mengisi hari-harimu...

Sedikit Bercerita

Cerita tadi belum selesai.... Dan ini lanjutan ceritanyaa. Selamat membaca :D Malam itu adalah malam yang paling indah untuk cewek yang tidak gampang untuk jatuh cinta. Lara merasa bahagia atas jawaban yang reno berikan. “terimakasih tuhan, engkau telah mendengarkan doaku selama ini. Dan akhirnya semua yang aku takutkan selama ini, tidak berujung seperti yang ada difikiranku” ucap lara dalam hati. Hari ini adalah hari minggu, hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh lara. Karena malam ini biasanya reno akan mengajaknya pergi. Tidak lama kemudian, handphone lara pun berbunyi. Ternyata ada pesan masuk dari reno “hay lara kebo, lagi ngapain? Ntar malem anterin gue yuk, kesuatu tempat. mau gak? Pasti mau kan? Hahaha”. Lara pun menjawab pesan reno “oke reno yang sok rajin. Ntar malem jemput aja, seperti biasa kan?”. “iya, nanti malem gue jemput kok. Tenang aja, dandan yang cantik yah”. Perkataan reno membuat lara berfikir, kalau reno nanti malam akan memintanya menjadi kekasih hatinya....